Jumat, 28 September 2012

Tips Penyembuhan Kegalauan

Seseorang bisa menjadi galau bila ia tidak menyadari bahwa Tuhan (Allah) yang sesungguhnya di fikirkan, maka coba lah untuk berserah dan berpasrah serta ihklas akan setiap cobaannya. Salah satu penyebab kegalauan adalah ketidak jelasan kala berfikir. Umumnya seseorang yang merasa galau itu di karenakan terlalu  menerapkan terhadap aturan-aturan formal, ketelitian yg berlebihan, pelit/kikir, ragu dan linglung. Biasanya orang yg galau secara fundamental menerima nilai2 moral dan terlalu serta berlebihan ketika memproteksi kesehatan.

Berikut merupakan beberapa tips yang mungkin bisa anda terapkan dalam proses penyembuhan nya, yaitu sebagai berikut :
  1. Sufistik,
  2. Hipnotherapy,serta
  3. Psychologis. atau lain nya yang di terapkan untuk proses kelanjutan.
 Berikut uraian nya : 

Secara sufistik, caranya yaitu bertumpu serta mencintai dan mengingat yang maha pengasih lagi maha penyayang yaitu Tuhan (Allah swt) tawakal serta berserah diri padanya, dengan begitu saya rasa tiada masalah yang tak akan terselesaikan. Kegalauan biasa disebut waswasah annafs (khawatir), bisa dihilangkan dg dzikir. Dzikir membuat hati tenang, dan menghilangkan kekhawatiran. Khawatir atau was-was atau galau merupakan produk setan, kebahagiaan setan adalah bila kita terpuruk pada kesombongan, takabur, dan iri dengki.

Dalam Al-Qur'an menjelaskan :
Allah berfirman dalam Al-Quran surat Lukman ayat 22, yang Artinya:
“Barang siapa yang menyerahkan dirinya kepada allah sedangkan dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang pada buhul (tali yang kokoh). Dan hanya kepada Allah lah kesudahan segala urusan “
Ulasan :
Yang dimaksud dengan berserah diri ialah menyerahkan jiwa seutuhnya kepada Tuhan (Allah swt) dengan keyakinan penuh bahwa dia yang Maha Suci dan Maha Pengatur pasti memberikan yang terbaik bagi mahkluk nya. Berserah diri bukanlah berarti mengabaikan usaha ( proses penyelesaian ) tetapi justru harus berupaya sekuat kemampuan yang ada. Gambaran orang yang berserah diri adalah seperti orang yang menggantungkan jiwanya pada Arasy Tuhan, sementara kaki nya menapak dibumi. Orang yang berserah diri, ikhlas menerima segala ketentuan musibah ataupun nikmat yang dipilihkan Allah baginya. Yakin bahwa Dia yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang tidak akan mungkin cobaan diatas kemampuan mahkluk nya.


Secara hypnotherapy, Galau bisa di cegah dengan terapi relaksasi atau hipnotis, kemudian melalui alam bawah sadar kita diberikan sugesti-sugesti penyelesaian nya, Sehingga ketika terbangun mamahami apa yg harus dilakukan selanjutnya..
Dalam Al-Qur'an Menjelaskan Al Isra’: ayat 82, yang artinya :
“Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…”. 
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada…” (QS. Yunus : 57).
Ulasan :

Al Qur’an merupakan penyembuh yang sempurna diantara seluruh obat hati dan juga obat fisik, sekaligus sebagai obat bagi seluruh penyakit dunia dan akhirat. Tidak semua orang mampu dan punya kemampuan untuk melakukan penyembuhan dengan Al Qur’an. Jika pengobatan dan penyembuhan itu dilakukan secara baik terhadap penyakit, dengan didasari kepercayaan dan keimanan, penerimaan yang penuh, keyakinan yang pasti, terpenuhi syarat-syaratnya, maka tidak ada satu penyakitpun yang mampu melawan Al Qur’an untuk selamanya.

Bagaimana mungkin penyakit-penyakit itu akan menentang dan melawan firman-firman Rabb bumi dan langit yang jika (firman-firman itu) turun ke gunung, maka ia akan memporak-porandakan gunung-gunung tersebut , atau jika turun ke bumi niscaya ia akan membelahnya. Oleh karena itu, tidak ada satu penyakit hati dan penyakit fisik pun melainkan di dalam Al Qur’an terdapat jalan penyembuhannya, sebab kesembuhan, serta pencegahan terhadap bagi orang yang dikaruniai pemahaman oleh Allah terhadap Kitab-Nya.

Al Allamah Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata :

“Barangsiapa yang tidak dapat disembuhkan oleh Al Qur’an, berarti Allah tidak memberikan kesembuhan kepadanya. Dan barang siapa yang tidak dicukupkan oleh Al Qur’an, maka Allah tidak akan memberikan kecukupan kepadanya.”
Subhanallah....

Secara psycology modern, galau atau was-was adalah gejolak pikiran dalam benak yg terus menerus dan berulang tanpa bisa dibendung dan dihindari olehnya, walaupun dirinya tahu bahwa kegalauannya tersebut tidak masuk akal dan bertentangan dengan nuraninya. Kegalauan tersebut semakin kuat dan mengganggu emosinya ketika hendak membuang dari benaknya.

Menurut ilmuwan modern dengan cara uzlah dan mengisolasi diri. Ada dua cara yg efektif untuk mencegah gangguan saraf akan jiwa seseorang.

Pertama bedakan dulu antara kekhawatiran dan pikiran yang keliru dan kemudian yakini mana tindakan yang benar dan yang salah.

Kedua kekhawatiran adalah pikiran yg tidak masuk akal/mustahil dan manakala kita tidak bisa menghilangkannya.

Dan sebaiknya cobalah untuk konsultasi pada orang-orang yang mungkin lebih memahami penyembuhan nya. 
Therapy paling manjur adalah bertawajjuh ( konsentrasi spiritual) pada Allah swt, meminta pertolongan pada Allah swt, dan meminta perlindungan dari kekhawatiran yang diciptakan setan.

Firman Allah "sungguh telah kami ciptakan manusia dan mengetahui apa yg dikhawatirkan oleh jiwanya" QS Qaf :16.

Sekian ulasan atau tips bagaimana anda mengatasi kegalauan.., jika ada sirat atau kalimat yang salah.., mohon saran serta kritikan yang membangun...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar