Persib Bandung sukses menaklukkan tuan rumah Pelita Jaya Karawang 3-1 dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia 2011/2012 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Ahad malam, 5 Fenruari 2012. Tiga gol Maung Bandung dilesakkan bek Jajang Sukmara pada menit ke- 10 dan dua lagi diborong striker Sakyi Moses pada menit ke-21 dan ke-79. Satu-satunya gol balasan Pelita dicetak kapten Safee Sakyi pada menit ke-67.
Pelatih Persib Drago Mamic mengaku puas anak-anak asuhannya kembali meraih poin sempurna hingga 3-1 atas tuan rumah kali ini. "Ini kemenangan yang sangat penting," ujar Drago seusai pertandingan di Stadion Si Jalak malam ini Ahad 5 Februari 2012.
Pertandingan sepanjang 2x45 menit malam ini, Drago melanjutkan, adalah pertandingan yang sangat menarik. "Terutama di babak pertama, semua pemain kami tampil sangat bagus hingga mencetak dua gol. Dan keunggulan 2-0 di babak pertama adalah sangat penting untuk meraih kemenangan," katanya.
Memang, di awal babak kedua, tim lawan tampil dominan dan berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. "Tapi pemain kami akhirnya berhasil membalas dan kami akhirnya unggul 3-1," katanya.
Drago pun mengapresiasi aksi gemilang gelandang M. Ilham dan Atep sepanjang pertandingan. Kedua gelandang, kata dia, menjalankan tugasnya dengan baik. "Mereka memang sudah seharusnya ikut aktif berperan dalam menyerang maupun bertahan," katanya. "Saya bangga kepada semua pemain yang sudah menjalankan taktik secara disiplin." [dikutip dari Tempo.co]
Tampilkan postingan dengan label bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bola. Tampilkan semua postingan
Minggu, 05 Februari 2012
Kamis, 02 Februari 2012
AFC : Indonesia berpotensi jadi nomor satu Asia
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menilai sepak bola Indonesia sangat berpotensi menjadi nomor satu di kawasan Asia.
"AFC melihat, Indonesia punya potensi besar untuk menjadi nomor satu di Asia. Potensi ini bisa dilakukan, asal semua pihak bisa bekerja sama," kata utusan AFC, James Johnson, yang menjabat Head Member Assosiations & Internal Relations AFC, saat memberikan sambutan dalam rapat kerja PSSI tahun 2012 di Bogor, Jawa Barat, Kamis.
Menurut dia, potensi menjadi nomor satu di kawasan Asia dapat terwujud dengan catatan, semua pihak yang ada bisa bersatu dalam membangun skuad timnas yang tangguh.
Pada kesempatan itu, James mengatakan, FIFA dan AFC hanya mengakui PSSI sebagai anggota.
"Kami harap, semua persoalan yang dihadapi, bisa segera diselesaikan. Jika tidak, akan berdampak buruk bagi sepak bola Indonesia," ujarnya seperti dikutip dari Humas PSSI.
Permintaan khusus juga disampaikan James kepada seluruh masyarakat sepak bola di Indonesia, agar turut aktif membantu PSSI dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Terutama dalam menyelesaikan hadirnya kompetisi di luar federasi. Sebab hadirnya kompetisi tersebut, sudah pasti akan menjadi masalah tersendiri bagi sepakbola Indonesia.
"Semua harus bersatu dalam menyelasaikan masalah yang dihadapi. Termasuk seluruh warga masyarakat, sekiranya ingin menjadi nomor satu di Asia," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin menegaskan PSSI tidak melanggar Statuta.
"Saat ini, kita terus diganggu. Kita diisukan melanggar Statuta dan Kongres Bali. Padahal, tidak ada satu pasal pun dalam Statuta yang dilanggar. Demikian pula dengan keputusan Kongres Bali," kata Djohar.
"Kita semua tidak boleh terpengaruh dengan gangguan. Banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan, demi kepentingan sepakbola nasional. Ini semua harus kita lawan dengan prestasi. Dan Alhamdulillah, anak-anak U-17 kita sudah memberikan tropi dari Hong Kong," katanya. [dikutip dari antaranews.com]
"AFC melihat, Indonesia punya potensi besar untuk menjadi nomor satu di Asia. Potensi ini bisa dilakukan, asal semua pihak bisa bekerja sama," kata utusan AFC, James Johnson, yang menjabat Head Member Assosiations & Internal Relations AFC, saat memberikan sambutan dalam rapat kerja PSSI tahun 2012 di Bogor, Jawa Barat, Kamis.
Menurut dia, potensi menjadi nomor satu di kawasan Asia dapat terwujud dengan catatan, semua pihak yang ada bisa bersatu dalam membangun skuad timnas yang tangguh.
Pada kesempatan itu, James mengatakan, FIFA dan AFC hanya mengakui PSSI sebagai anggota.
"Kami harap, semua persoalan yang dihadapi, bisa segera diselesaikan. Jika tidak, akan berdampak buruk bagi sepak bola Indonesia," ujarnya seperti dikutip dari Humas PSSI.
Permintaan khusus juga disampaikan James kepada seluruh masyarakat sepak bola di Indonesia, agar turut aktif membantu PSSI dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Terutama dalam menyelesaikan hadirnya kompetisi di luar federasi. Sebab hadirnya kompetisi tersebut, sudah pasti akan menjadi masalah tersendiri bagi sepakbola Indonesia.
"Semua harus bersatu dalam menyelasaikan masalah yang dihadapi. Termasuk seluruh warga masyarakat, sekiranya ingin menjadi nomor satu di Asia," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin menegaskan PSSI tidak melanggar Statuta.
"Saat ini, kita terus diganggu. Kita diisukan melanggar Statuta dan Kongres Bali. Padahal, tidak ada satu pasal pun dalam Statuta yang dilanggar. Demikian pula dengan keputusan Kongres Bali," kata Djohar.
"Kita semua tidak boleh terpengaruh dengan gangguan. Banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan, demi kepentingan sepakbola nasional. Ini semua harus kita lawan dengan prestasi. Dan Alhamdulillah, anak-anak U-17 kita sudah memberikan tropi dari Hong Kong," katanya. [dikutip dari antaranews.com]
Minggu, 15 Januari 2012
Diego Milito Pahlawan Inter
![]() |
| D. Milito, setelah menjebol gawang AC Milan |
Diego Milito benar-benar terbang ke bulan setelah menjadi pahlawan Inter Milan pada Derby Della Madonnina. Gol tunggal itu pun diberikan untuk para fans Inter yang mendukung selama tim tersebut terjebak di masa sulit.
Pada pertandingan yang berakhir Senin pagi WIB (16/1/2012), Inter berhasil meraih kemenangan penting 1-0 atas AC Milan lewat gol Milito di menit ke-54.
Gol tersebut menjadi salah satu indikasi penyerang Argentina itu mulai menemukan ketajamannya usai bermain buruk sepanjang 2011, karena akhir pekan lalu Milito sukses mencetak dua gol ke gawang Parma.
"Jujur, Saya benar-benar senang," ujar Milito seperti yang dikutip situs resmi Inter. "Kami bermain luar biasa melawan lawan yang tangguh."
"Kami tahu ini akan sangat sulit tapi kami bermain dengan penuh konsentrasi," paparnya.
"Ini adalah tes penting bagi kami, untuk posisi kami di papan klasemen dan untuk moral para pemain. Kami sangat senang," tutur pahlawan Inter saat menjuarai Liga Champions 2010 lalu itu.
"Memenangkan derby adalah hal yang sangat indah, apalagi untuk para fans. Terimakasih pada mereka, karena mereka selalu dibelakang kami. Gol ini untuk mereka," tukas Milito.
Inter saat ini masih tertahan di posisi lima klasemen sementara, tapi sekarang hanya minus enam poin dari pemimpin klasemen Juventus dan hanya defisit lima poin dari Milan. dikutip dari http://goo.gl/LHltu
Rabu, 05 Oktober 2011
Colok Mata, Mourinho Akhirnya Kena Sanksi
Jose Mourinho akhirnya dikenai sanksi dua pertandingan tidak boleh berada di pinggir lapangan, akibat ulahnya saat Real Madrid melawan Barcelona leg kedua Piala Super Spanyol lalu.
Entrenador Real Madrid, Mourinho akhirnya dijatuhi sanksi oleh komisi disiplin sepakbola Spanyol (RFEF) setelah mencolok asisten pelatih Barca, Tito Vilanova, pada leg kedua Piala Super Spanyol bulan Agustus lalu.
Menurut Goal.com, Komite Disiplin Spanyol mengumumkan sanksi tersebut pada hari Rabu (5/10/2011) setelah melihat bukti yang telah dikumpulkan.
'The Special One' tertangkap kamera mencolok mata Vilanova saat terjadi keributan antara pemain Madrid dan Barca di partai tersebut.
Tekel buruk Marcelo terhadap Cesc Fabregas memicu keributan usai situasi panas sepanjang laga, yang juga melibatkan para pelatih kedua tim termasuk Mourinho.
Pelatih asal Portugal itu dilarang menemani pasukannya pada dua pertandingan serta denda 600 Euro (Rp 7 juta) akibat ulahnya, sementara Madrid akan dijatuhkan sanksi 180 Euro (Rp 2 juta).
Tetapi sanksi Mourinho hanya akan dijatuhkan pada ajang Piala Super Spanyol saja, tidak berlaku pada La Liga atau Piala Raja.
Sedangkan untuk Vilanova, dia menghadapi sanksi satu pertandingan dan juga terkena denda sebesar 600 Euro, dan Barca dikenakan denda 90 Euro (Rp 1 juta).
Entrenador Real Madrid, Mourinho akhirnya dijatuhi sanksi oleh komisi disiplin sepakbola Spanyol (RFEF) setelah mencolok asisten pelatih Barca, Tito Vilanova, pada leg kedua Piala Super Spanyol bulan Agustus lalu.
Menurut Goal.com, Komite Disiplin Spanyol mengumumkan sanksi tersebut pada hari Rabu (5/10/2011) setelah melihat bukti yang telah dikumpulkan.
'The Special One' tertangkap kamera mencolok mata Vilanova saat terjadi keributan antara pemain Madrid dan Barca di partai tersebut.
Tekel buruk Marcelo terhadap Cesc Fabregas memicu keributan usai situasi panas sepanjang laga, yang juga melibatkan para pelatih kedua tim termasuk Mourinho.
Pelatih asal Portugal itu dilarang menemani pasukannya pada dua pertandingan serta denda 600 Euro (Rp 7 juta) akibat ulahnya, sementara Madrid akan dijatuhkan sanksi 180 Euro (Rp 2 juta).
Tetapi sanksi Mourinho hanya akan dijatuhkan pada ajang Piala Super Spanyol saja, tidak berlaku pada La Liga atau Piala Raja.
Sedangkan untuk Vilanova, dia menghadapi sanksi satu pertandingan dan juga terkena denda sebesar 600 Euro, dan Barca dikenakan denda 90 Euro (Rp 1 juta).
Jumat, 30 September 2011
Sundulan Bola Terjauh Capai 57 Meter
![]() |
| Gambar dari wikipedia |
Ya, gol yang dicetaknya itu tak hanya mengantar timnya menang 2-1, tapi juga mencatatkan rekor dunia. Samuelsen mencetak golnya dari tengah lapangan lewat sundulan terjauh dengan jarak mencapai 57 meter. Berawal dari umpan lambung yang diarahkan rekannya dari lini kanan pertahanan, berdiri pada posisi tepat di tengah lapangan, pemain kelahiran Sunde, Norwegia, itu langsung menyambutnya dengan sundulan yang berbuah gol fantastis.
“Menurut informasi yang kami dapat, ini merupakan gol terjauh yang pernah dicetak melalui sundulan. Kami telah mengukur, gol sundulan ini berjarak 57,3 meter,” sebut pelatih Grenland, Tore Andersen, yang berencana menominasikan gol sundulan jauh bintangnya ke dalam Guinness Book of World Records.
Mendapat pujian, Samuelsen pilih merendah. “Saya hanya berusaha mencetak gol, namun itu bukan kenyataan. Faktanya itu hanya sontekan bola dan saya tidak melihat bola akan ke arah mana. Apakah itu menuju gawang atau memang kiper Tromsoe tidak berada di bawah jaringnya,” sebut Samuelsen.
Dikutip dari : Poskota.co.id
Ini dia Videonya :
Jangan Bandingkan Messi-Ronaldo
Para penggemar sepakbola seakan tak pernah bosan memperbincangkan tentang siapa yang lebih hebat antara Lionel Messi (Barcelona) dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid), dua bintang lapangan hijau yang disebut paling menonjol di seantero jagat saat ini.
Namun, komparasi di antara sepasang seniman olah kulit bundar asal Argentina dan Portugal ini dinilai Luis Figo bukan sesuatu yang harus dilakukan, bahkan sama sekali tidak tepat. Pasalnya, La Pulga dan CR7 punya gaya permainan sendiri yang kontras satu sama lain.
"Tak tepat memperbandingkan mereka. Saya suka menyaksikan keduanya ketika mereka bermain, mengapa harus bertanya siapa yang terbaik?" kata rekan senegara Ronaldo itu di situs FCInternews.it.
"Ini seperti waktu Anda memakan sesuatu, kenapa hanya memilih satu menu ketika Anda bisa mencicipi keduanya?"
"Ronaldo dan Messi adalah dua pemain berbeda, dan mereka memiliki kepribadian yang berbeda pula," imbuh eks pujaan publik Camp Nou yang berubah menjadi salah satu sosok paling dibenci lantaran membelot ke Bernabeu ini.
Usai menghabiskan lima tahun di Madrid, pria 38 tahun ini melanjutkan karier bersama Inter Milan hingga pensiun pada 2009, dan ia mengaku sering menonton laga mantan klubnya.
"Terkadang saya menonton sepakbola di televisi, dan bila Inter sedang tak bermain saya akan menyaksikan laga Barcelona atau Real Madrid," ucap Figo.
Dikutip dari : republika.co.id
Namun, komparasi di antara sepasang seniman olah kulit bundar asal Argentina dan Portugal ini dinilai Luis Figo bukan sesuatu yang harus dilakukan, bahkan sama sekali tidak tepat. Pasalnya, La Pulga dan CR7 punya gaya permainan sendiri yang kontras satu sama lain.
"Tak tepat memperbandingkan mereka. Saya suka menyaksikan keduanya ketika mereka bermain, mengapa harus bertanya siapa yang terbaik?" kata rekan senegara Ronaldo itu di situs FCInternews.it.
"Ini seperti waktu Anda memakan sesuatu, kenapa hanya memilih satu menu ketika Anda bisa mencicipi keduanya?"
"Ronaldo dan Messi adalah dua pemain berbeda, dan mereka memiliki kepribadian yang berbeda pula," imbuh eks pujaan publik Camp Nou yang berubah menjadi salah satu sosok paling dibenci lantaran membelot ke Bernabeu ini.
Usai menghabiskan lima tahun di Madrid, pria 38 tahun ini melanjutkan karier bersama Inter Milan hingga pensiun pada 2009, dan ia mengaku sering menonton laga mantan klubnya.
"Terkadang saya menonton sepakbola di televisi, dan bila Inter sedang tak bermain saya akan menyaksikan laga Barcelona atau Real Madrid," ucap Figo.
Dikutip dari : republika.co.id
Langganan:
Postingan (Atom)




