Sabtu, 23 April 2011

Sarapan Khas di Beberapa Belahan Dunia




Tak ada yang meragukan, sarapan merupakan kebiasaan yang sehat. Manfaatnya diakui masyarakat di seluruh negara di dunia. Salah satu manfaat sarapan ialah memberi tubuh kita cadangan energi untuk beraktivitas hingga siang hari.

Nah, tahukah Anda bahwa setiap masyarakat di setiap negara memiliki kekhasan menu sarapan masing-masing. Di Indonesia, misalnya. Sebagian dari kita, menyukai nasi goreng plus telur dadar untuk makan pagi yang istimewa. Ingin tahu sarapan khas di berbagai negara, berikut ciri penjelasannya, dikutip dari laman Times of India.

Jepang

Mari kita mulai dengan Jepang. Negeri Matahari Terbit ini memiliki sarapan tradisional yang khas. Terdiri dari beras, seafood, dan makanan fermentasi.

Selain itu, Natto (sejenis kedelai fermentasi) juga menjadi menu populer yang khusus dimakan sebagai santap sarapan orang Jepang.

Kemudian, sarapan khas yang biasanya dihidangkan di restoran-restoran di Jepang , antara lain Miso sup, nasi dengan Nori, Natto, bubur beras, ikan bakar, telur mentah, dan sayuran acar.

Spanyol

Biasanya bahan makanan untuk sarapan orang Spanyol berasal dari hasil kekayaan laut. Ini sekaligus mencerminkan Spanyol sebagai salah satu negara maritim.

Sejarah panjang Spanyol dengan pengaruh budayanya banyak menghasilkan sebuah array dari masakan yang unik dengan ribuan resep dan rasa. Makanan ini juga terkenal memiliki manfaat kesehatan.

Berlawanan dengan kepercayaan populer, masakan Spanyol yang identik dengan rasa pedas sebenarnya masih kurang jika dibandingkan dengan masakan di Amerika Utara, termasuk juga masakan Meksiko. Salah satu sarapan sederhana di sini ialah Churros (gorengan hangat) dengan cokelat panas.

Turki

Sarapan khas Turki terdiri dari keju, mentega, buah zaitun, telur, tomat, ketimun, paprika hijau, reçel (selai), dari buah-buahan utuh dan madu biasanya dikonsumsi di atas kaymak.

Spicy sosis Turki (Sucuk), Pastirma, Borek, simit, Pogaça, bahkan sup juga biasa dikonsumsi sebagai makanan pagi hari.

Kemudian, ada menu khusus Turki yang umum untuk sajian sarapan namanya Menemen. Sajian ini yang disusun dengan tomat panggang, cabai, minyak zaitun dan telur. Biasanya, menu itu selalu didampingi dengan minuman teh hitam.

Kamboja

Sarapan khas masyarakat Kamboja ialah bubur beras (babaw). Bubur polos ini biasanya disantap dengan telur asin, sayur acar, atau ikan kering.

Selain itu, bubur ayam dan bubur laut juga menjadi menu sarapan khas di sana. Ada lagi nasi yang disajikan dengan irisan daging babi atau ayam dengan sayuran acar atau hidangan mie.

Australia

Sarapan khas orang Australia mirip sarapan di banyak negara Barat. Karena cuaca di sana hangat, menu sarapan umumnya ringan. Tapi, di daerah dingin biasanya mereka memilih sarapan bubur.

Mereka juga mempunyai menu sarapan yang lebih ringan, yaitu terdiri dari sereal, roti bakar dan buah. Sarapan yang lebih berat sering kali berisi daging babi goreng, telur, jamur, kacang panggang, sosis, tomat, dan roti bakar.

Di sana juga ada menu sarapan yang cukup populer, yakni Vegemite, biasanya diterapkan pada roti panggang atau roti. Sementara minuman untuk melengkapi sarapan, biasanya teh, kopi, susu rasa atau jus.

Swedia

Sarapan orang Swedia, seperti juga negara-negara Skandinavia lainnya (Denmark, Norwegia dan Finlandia), terdiri dari ikan, daging, dan kentang.

Hidangan sarapan terkenal lainnya di negara ini ialah bakso Swedia yang disajikan secara tradisional dengan saus, kentang rebus dan selai lingonberry, pancake, lutfisk.

Sedangkan minuman pengiring sarapannya, biasanya akvavit, yaitu minuman beralkohol yang populer. Minuman ini sangat penting dalam budaya Swedia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar