Senin, 08 Agustus 2011

Apa Hukumnya Jika Mengucapkan "Selamat Puasa" ?



“Sungguh telah datang Ramadhan kepada kalian, bulan yang penuh berkah. Didalamnya Allah mewajibkan kalian puasa, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka dikunci, dan setan-setan dibelenggu.Didalamnya ada satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan. Barang siapa terhalang kebaikan, sungguh dia terhalang”


Hadits ini Diriwayatkan Imam Ahmad bin Hambal(w.241 H) dalam musnadnya dari Affan bin Muslim dari hammad bin zaid dari Ayyub as-Sakhtiyani dari Abu Qilabah dari Abu Hurairah dia mengatakan, bawa jika datang bulan Ramadhan saw memberi kabar gembira kepada sahabat. Beliau bersabda sebagaimana hadits diatas


Hadits senada juga diriwayatkan oleh Imam An-Nasai(2079), Ahmad (6851,8631) Ibnu Abi Syaibah, Al-Baihaqi dalam Syuab al-iman(3447), abd bin Humaid (1433), dan Ath –Tahbarani dalam Musnad Asy-Syamiyyin (2620); Juga dari Abu Hurairoh


Derajat Hadits Shahih
Syaikh Muhammad Nashirudin Al Bani saw menshahikanhadits ini dalam Shahih At-targib wa Tarhib(999), Shahih sunan An-Nasai (2106) dan Shahih Al Jami Ashogir(55)


Hikmah dan Ibrah
Sebelum membaca hadits ini secara mendalam saya berpendapat ucapan selamat puasa adalah tidak mempunyai dasar yang kokoh karena itu saya kira produk ijtihad. Karena itu saya kurang semanggat mengucapkan selmat. Setelah membaca hadits ini ternyata pandangan saya selama ini salah. Dengan motivasi hadits ini kita bisa menyebarkan ucapan selmat puasa melalui sms dengan niat memotivasi mereka agar bersiap-siap melakukan ibadah puasa.


Bulan Ramadhan adalah penuh keberkahan . Karena bulan tersebut banyak ibadah-ibadah yang utama di anjurkan, Misalnya Sholat malam, membaca Alquran , sedekah, Dan yang paling Utama adalah itikaf . Walaupun itikaf dapat dilakukan pada bulan lain, di bulan ramadhan sangat dianjurkan bahkan nabi tidak pernah meninggalkannya. Akan tetapi ibadah ini kurang memasyarakat. Namun begitu sekarangnya banyak aktifis dakwah yang menggalakan kegiatan ini.


Sedangkan maksud hadits ini terhalang kebaikan jika kita tidak berusaha mendapatkan malam lailatu qodar. Karena malam ini adalah malam yang begitu agung yang ada ada bulan Ramadhan. Hal ini dikuatkan oleh


“Sesungguhnya bulan ini (Ramadhan) telah mendatangi kalian.Di dalamnya ada satu malamyang lebih baik daripada seribu bulan. Barang sipa yang diharamkan darinya , maka ia diharamkan dari semua kebaikan.Dan tidak terhalang dari kebaikannya kecuali orang yang dihalangi(dari kebaikan).”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar