Bagian kiri yang asli dan yang kanan palsu
Kamis, 05 Juli 2012
[Hati-Hati] Uang Koin Rp 500 Palsu Beredar
Bagian kiri yang asli dan yang kanan palsu
Jumat, 18 Mei 2012
[Hati-Hati] Gula Bisa Bikin Bodoh
Senin, 07 Mei 2012
Pakai Kawat Gigi Ternyata Berbahaya
Rabu, 01 Februari 2012
Sering Tidur Malam Picu Diabetes dan Penyakit Jantung

Kebiasaan tidur malam yang buruk sering membuat Anda merasa lelah dan kesal. Selain itu, gangguan tidur malam yang buruk selama enam kali berturut-turut, juga dapat memicu timbulnya diabetes dan penyakit jantung.
Profesor Philippe Froguel dari Imperial College London mengatakan, "Kontrol gula darah adalah salah satu dari banyak proses yang diatur oleh jam biologis tubuh," katanya, Ahad (29/1). Salah satu jam biologis tubuh adalah tidur. Terganggunya proses tidur itu akan berdampak pada kontrol gula darah.
Penelitian baru terkait kebiasaan tidur yang digelar beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa gejala diabetes sudah muncul saat mengalami gangguan tidur selama tiga kali berturut-turut. Hasil penelitian ini dipublikasikan oleh Nature Genetics yang diberitakan Daily Mail.
Nature Genestics melakukan penelitian ini terhadap 20 ribu pekerja shift malam, dan dari hasil penelitian, terbukti untuk pekerja shift malam rentan terhadap penyakit diabetes dan penyakit jantung. Studi penelitian ini menemukan empat varian gen yang beresiko terkena diabetes maupun penyakit jantung.
Sabtu, 05 November 2011
KISAH NYATA - Jangan Suka Menjilati Amplop

Sabtu, 20 Agustus 2011
1 Jam Nonton TV = Umur - 22 Menit

Bagi Anda yang mempunyai kebiasaan berlama-lama menghabiskan waktu di depan televisi tampaknya harus segera mengurangi kebiasaan tersebut. Sebuah studi di Australia menunjukkan, orang dewasa yang setiap hari menghabiskan satu jam menonton TV, DVD, atau video dapat berkurang harapan hidupnya hampir 22 menit.
Bahkan, menonton TV rata-rata 6 (enam) jam setiap harinya dapat memperpendek kehidupan Anda lima tahun.
Penelitian yang dipimpin roleh Dr. J. Lennert Veerman dari University of Queensland ini mengklaim, menonton TV merupakan suatu gaya hidup sedentari yang berdampak buruk bagi kesehatan, seperti halnya merokok dan obesitas. Selain itu, dengan terus menonton TV orang akan cenderung tidak aktif dan mengonsumsi makanan yang tidak sehat.
Penelitian ini melibatkan lebih dari 11.000 orang berusia di atas 25 tahun. Studi dilakukan untuk menghitung risiko secara keseluruhan terhadap harapan hidup seseorang dari aktiivitas menonton televisi.
“Menonton TV mungkin berhubungan dengan berkurangnya harapan hidup seseorang, dimana sebanding dengan faktor risiko utama terjadinya penyakit kronis seperti obesitas," kata peneliti yang memuat risetnya dalam British Journal of Sports Medicine.
Temuan ini juga menunjukkan, kebiasaan berlama-lama menonton televisi sebanding dengan faktor risiko yang ditimbulkan akibat merokok. Penelitian menunjukkan bahwa satu batang rokok bisa memotong kehidupan seseorang sebesar 11 menit, setara dengan setengah jam menonton TV.
Sementara itu, peneliti dari Harvard School of Public Health, Boston, mengatakan temuan itu 'sangat masuk akal' karena menonton TV berkepanjangan rentan terhadap timbulnya penyakit dan kematian dini.
Bahkan data lain menunjukkan, selain obesitas, perilaku sedentari seperti keranjingan nonton TV juga terkait dengan timbulnya penyakit lainnya seperti, tingginya kadar emak jahat dalam darah, risiko penyakit jantung, serta lebih mungkin untuk mengonsumsi makanan seperti misalnya junk food.
Bahaya Tidur Berlebihan

Meskipun tidur merupakan kegiatan yang harus terpenuhi untuk membantu proses peremajaan tubuh, jika dilakukan berlebihan, hal itu akan memberikan dampak negatif untuk kesehatan. Para pakar pun menganjurkan untuk tidak tidur lebih dari sembilan jam tiap malam.
Apa saja yang memungkinkan menjadi penyebab oversleeping atau hipersomnia?
• Sleep apnea, jenis gangguan tidur di mana orang berhenti bernapas untuk sesaat ketika tidur dan dapat menyebabkan meningkatnya kebutuhan tidur karena membuat siklus tidur normal terganggu. Penderita akan merasa lelah dan lemas meski telah tidur selama 10 jam. Gangguan pernapasan mulai terjadi karena dinding tenggorokan cenderung berhenti beraktivitas, sementara individu sedang dalam kondisi bersantai (tidur). Akibatnya, aliran udara di dalam tubuh berhenti dan seketika individu tersebut terbangun untuk bernapas.
• Narcolepsy, masalah neurologis yang menyebabkan tidur berlebihan. Narcolepsy memengaruhi bagian otak yang mengontrol dan mengatur tidur. Penderita (narcolepsy) gagal untuk mengidentifikasi dan membedakan waktu tidur dengan waktu untuk tetap terjaga. Penderita dapat tertidur di mana saja dan kapan saja.
• Stres dan depresi. Dua hal ini memang harus dihindari karena dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan jiwa, juga mental, tak terkecuali oversleeping.
• Kelelahan. Kelelahan akibat bekerja terlalu keras, gangguan tidur, kehamilan, atau kekurangan tidur merupakan salah satu penyebab utama oversleeping. Ketika merasa lelah, Anda cenderung memutuskan tidur lebih lama, bahkan lebih dari sembilan jam, untuk mencoba agar segar kembali.
Apa dampak oversleeping bagi kesehatan?
• Diabetes. Penelitian menunjukkan, orang yang tidur lebih dari sembilan jam tiap malam berisiko 50 persen lebih besar terkena diabetes dibandingkan dengan mereka yang tidur tujuh jam per malam. Penelitian juga menemukan, oversleeping dapat mengindikasikan gangguan medis yang meningkatkan kemungkinan pengaruh diabetes.
• Obesitas. Penelitian menunjukkan, mereka yang tidur selama 9-10 jam tiap malam 21 persen lebih mungkin mengalami obesitas daripada mereka yang hanya tidur selama 7-8 jam.
• Sakit jantung. Sebuah penelitian menunjukkan, wanita yang tidur selama 9-11 jam tiap malam 38 persen lebih mungkin terkena penyakit jantung koroner.
• Sakit kepala. Para peneliti meyakini, sakit kepala bisa merupakan efek dari oversleeping. Mereka yang tidur terlalu lama pada siang hari sering mengalami gangguan ketika hendak tidur pada malam harinya sehingga menyebabkan timbulnya sakit kepala pada keesokan hari.
• Nyeri punggung. Ketika Anda berbaring di tempat tidur selama berjam-jam, sering kali timbul nyeri pada punggung. Orang yang menderita sakit punggung atau rentan terhadap sakit punggung pun dianjurkan dokter untuk tetap aktif bergerak, tidak sering berbaring atau tiduran.
• Kematian. Beberapa penelitian menemukan, orang yang tidur sembilan jam atau lebih tiap malam memiliki tingkat kematian lebih tinggi daripada mereka yang tidur tujuh hingga delapan jam per malam. Para peneliti berspekulasi, depresi dan rendahnya status sosial ekonomi (juga dikaitkan dengan tidur lebih lama) dapat dihubungkan dengan meningkatnya mortalitas (kematian).
Apa pilihan pengobatan untuk mengatasi oversleeping?
Tidur yang lama biasanya tidak membutuhkan pengobatan, kecuali jika gejala yang muncul menandakan adanya gangguan yang lebih serius. Pada kasus-kasus tersebut, penyebabnya harus diketahui terlebih dahulu. Masalah terbesar mereka yang punya kebiasaan tidur lama adalah menyesuaikan jadwal harian untuk waktu tidur. Jika tidak memenuhi kuantitas tidur yang dibutuhkan, mereka biasanya akan merasa kesal dan mengalami kelelahan pada keesokan harinya. Mereka juga menghadapi masalah dalam hubungan sosial.
Tips mengatasi oversleeping:
• Pilih nada atau suara alarm yang tepat. Memilih suara yang tepat penting artinya untuk mengembalikan Anda ke realitas, bahkan dari tidur Anda yang paling dalam.
• Jangan tergoda untuk tidur ringan atau snooze setelah Anda terbangun. Hindarilah penggunaan tombol snooze pada alarm karena hanya akan mengacaukan jadwal alarm Anda.
• Pertahankan jadwal tidur secara teratur. Buatlah kebiasaan yang membuat tubuh Anda teratur untuk beristirahat dan kembali siap untuk beraktivitas pada hari berikutnya. Rencanakan program aktivitas hingga larut hanya pada saat Anda bebas dari tenggat pada keesokan harinya.
Rabu, 10 Agustus 2011
Senin, 08 Agustus 2011
Pria Berwajah Lebar Sulit Untuk Dipercaya

Minggu, 17 Juli 2011
Cara Salah Gunakan Laptop Yang Bisa Picu Kebakaran
Kamis, 14 Juli 2011
Bahaya Mandi Malam dan Tips Menghindari Rematik

Senin, 04 Juli 2011
Apa itu Bell's Palsy?

Bahaya Orang yang Suka Kencing Di Malam Hari Berisiko Kematian

Saat yang Sangat Tidak Tepat Untuk Mengirim SMS

Adapun waktu-waktunya adalah sebagai berikut:
1. Ketika sedang kesal
Mungkin kita pernah mengalami yang namanya kesal menunggu, misalnya ketika orang yang menjadi target kita itu berjanji untuk menelpon, tapi ternyata setelah seharian lamanya menunggu, namun telepon yang di tunggu-tunggu itu tak kunjung tiba juga. Secara otomatis, pasti kita akan merasa kesal dengan semua itu. Nah saat-saat seperti inilah sebaiknya kita jangan mengirimkan SMS, misalnya yang berupa pertanyaan yang seolah-olah mencecar, karena nantinya bisa timbul masalah. Dan kitapun jangan terlalu penuh dengan sikap seperti menyelidiki, "kenapa si si dia tidak menelpon juga", itu justru akan membuat kita terlihat terancam. O..ya, satu lagi, hindari juga untuk memberikan humor yang terkesan judes, kenapa? karena itu bisa terdengar kejam daripada yang sebenarnya dimaksudkan.
2.Setelah kencan pertama
Biasanya, setelah kita melakukan kencan dengan orang yang memang kita suka, akan muncul perasaan yang teramat senang, apalagi jika kencan itu sesuai dengan harapan kita. Dan biasanya, saking senangnya, kita ingin terus bisa berkomunikasi dengannya, misalnya ingin SMS-an terus. Nah, coba hindari hal itu, karena jika kita terlalu terburu-buru menghubungi target kita itu, malah nantinya akan mengurangi kesenangan sang target untuk mengejar kita.
3.Saat setelah mengiriminya SMS
Ketika kita sedang jatuh cinta pada seseorang, biasanya kita ingin selalu berkomunikasi dengannya, mendengar kabarnya saja dirasa tidak cukup. Sehingga akhirnya muncul rasa ingin terus berkomunikasi, bahkan, seandainya kalau bisa, mungkin kita ingin setiap detik atau menit untuk terus berkomunikasi dengannya. Namun sebenarnya hal ini tidaklah baik, tahanlah diri kita sejenak, jangan sampai membanjiri incaran kita itu dengan puluhan atau mungkin ratusan pesan singkat atau SMS setiap harinya.
Jumat, 10 Juni 2011
Jangan Berada Di Depan PC Selama 5 Jam/ Hari
Penelitian tersebut dilakukan oleh Emmanuel Stamatakis, peneliti dari University College London, Inggris. Ia melakukan penelitian terhadap lebih dari 4.500 orang berusia di atas 35 tahun dan hasilnya dipublikasikan di Journal of the American College of Cardiology.
Temuan ini menambah bukti-bukti yang terus terkumpul seputar bahayanya berlama-lama duduk. Padahal, kecenderungan yang terjadi saat ini adalah orang semakin banyak yang duduk di depan komputer saat bekerja di kantor.
“Orang yang menghabiskan waktu lebih dari 4 jam berturut-turut per hari di depan komputer memiliki peluang 125 persen lebih tinggi akan mengalami kematian terkait penyakit jantung dibanding mereka yang hanya menghabiskan waktu kurang dari 2 jam di depan layar,” kata Stamatakis, seperti dikutip dari Examiner, 20 April 2011.
Stamatakis menyebutkan, dari penelitian, mereka juga menemukan bahwa 48 persen orang yang menghabiskan waktu 4 jam di depan komputer berturut-turut juga berpeluang mengalami kematian lebih cepat akibat faktor lain di luar jantung.
Lebih lanjut, mereka yang menghabiskan lebih dari 5 jam di depan komputer per hari, risiko mati lebih cepatnya naik secara signifikan.
Sebelumnya, diperkirakan bahwa mereka yang menghabiskan waktu terlalu banyak di depan komputer, atau juga di depan televisi, merupakan orang yang malas berolahraga dan menyebabkan munculnya penyakit. Namun, dari data yang didapat, tidak demikian.
“Orang yang berolahraga secara reguler di waktu luang mereka juga memiliki peluang untuk mati lebih cepat,” kata Stamatakis.
Peneliti meyakini bahwa penyebabnya memang adalah duduk yang terlalu lama. Posisi tersebut diketahui menyebabkan penurunan 90 persen lipoprotein lipase dan enzim jantung yang sehat. Pembengkakan dan masalah metabolisme yang disebabkan oleh ketidakatifan dalam waktu panjang juga menjadi sumber permasalahan.
Akan tetapi, ada solusi bagi mereka yang terpaksa harus bekerja di depan komputer sepanjang hari. “Anda harus bangun setiap 20 menit dan berjalan kaki sejenak,” kata Stamatakis. “Itu akan menurunkan masalah-masalah tersebut dan mungkin akan meningkatkan peluang Anda untuk hidup lebih lama,” ucapnya.
Awas Bungkuk Jika Memakai Ponsel Secara Berlebihan!
Penggunaan ponsel secara berlebihan, baik untuk mengirim teks, email, ataupun memilih-milih lagu yang akan diputar, bisa membawa masalah untuk postur tubuh. Gerakan melihat ke bawah yang dilakukan secara terus menerus bisa membuat Anda jadi bungkuk.
Meski mampu membuat komunikasi menjadi lebih mudah, para dokter memperingatkan, teknologi itu juga membuat penggunanya berpotensi mengalami masalah di bagian punggung atas, terutama di kawasan leher.
“Jika Anda terus menerus melihat ke bawah, Anda akan menambah lengkungan ke depan yang membuat seluruh tulang punggung menjadi semakin melengkung,” kata Kirsten Lord, Managing Director of Edinburgh Physiotherapy Centre, seperti dikutip Daily Mail, 7 Juni 2011.
Lord menyebutkan, bahu Anda akan maju ke depan dan menjadi melingkar. Setelah itu, berdiri tegak dan meninggikan leher akan menjadi terasa tidak nyaman karena otot-otot yang perlu Anda gunakan telah menjadi pendek karena jarang digunakan.
Sebelum ini, telah lama diketahui bahwa terlalu banyak menggunakan komputer juga sangat mempengaruhi postur tubuh.
“Duduk di depan layar komputer juga membebani bagian tengah tulang belakang yang artinya membuat fleksibilitasnya menurun dan meningkatkan risiko ketegangan,” ucap Lord. “Selain itu, berhubung rusuk menempel dengan tulang punggung, kekakuan di kawasan ini membuat kita sulit menarik nafas panjang,” ucapnya.
Potensi bahaya lainnya terhadap postur tubuh juga ditimbulkan akibat melihat laptop dalam jangka panjang. “Kondisinya semakin parah jika laptop itu digunakan tanpa dudukan saat penggunanya duduk di sofa,” kata Lord.
Senin, 06 Juni 2011
Berhati-Hatilah Dengan Tindik

Apakah pernah terlintas untuk menambah tindikan (piercing) di telinga atau bahkan di daerah mulut? Hati-hati, karena banyak sekali risiko saat kita memutuskan untuk menindik.
Di balik tampilannya yang outstanding, tindik menyisakan banyak masalah seputar kesehatan, seperti:
* Rasa sakit.
Namanya juga memasukkan barang tajam ke dalam tubuh, pasti ada risiko tubuh kita akan merasakan sakit.
* Infeksi.
Saat melakukan tindik, otomatis ada daerah luka yang terbuka, dan memungkinkan bakteri masuk. Inilah yang menyebabkan tindikan rawan terkena infeksi. Nggak hanya dari bakteri yang ada di luar, tapi juga yang ada di dalam mulut (jika kita melakukan tindik seputar mulut), dan bakteri yang dibawa oleh perhiasan yang ditindikkan ke kita.
* Alergi.
Ada beberapa bahan dari perhiasan yang bisa memicu alergi, berupa gatal-gatal, bahkan sampai bengkak. Emas 14 karat pun masih mengandung nikel yang rawan alergi.
* Kerusakan syaraf.
Jika proses menindik ini tidak dilakukan oleh seseorang yang ahli (dokter), ada kemungkinan akan menyebabkan kerusakan syaraf. Kalau sudah begini, bisa jadi daerah yang terinfeksi itu akan mengalami mati rasa selamanya. Hal ini rawan terjadi di daerah lidah dan telinga daerah atas atau yang sering disebut dengan cartilage. Bahkan tindik di daerah cartilage dibilang sangat rawan membuat telinga kita cacat.
* Penularan penyakit.
Proses tindik ini sangat rawan kita tertular virus HIV, atau Hepatitis B dan C.
* Penyakit mulut.
Nggak hanya sariawan, tapi juga infeksi dan kehilangan syaraf perasa apabila kita melakukan tindik di daerah mulut, seperti lidah dan bibir.
Hmm, demi sebuah tindik dan hanya supaya dibilang keren, sepertinya nggak seimbang dengan banyaknya risiko yang harus kita tanggung, ya. Jadi, lebih baik pikirkan berkali-kali deh sebelum kita “melubangi” bagian tubuh yang kita sayangi ini.
Selasa, 03 Mei 2011
Ingat, Matikan HP saat Hujan Petir
Selain angin puting beliung, kemungkinan terburuk yang dapat diakibatkan dari cuaca buruk Kota Bandung dan sekitarnya adalah hujan deras disertai petir.
Petir menjadi salah satu fenomena alam yang patut diwaspadai saat cuaca buruk terutama bagi mereka yang beraktivitas atau tinggal di daerah ketinggian.
Peneliti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tingkat I Bandung, Deni Septiadi juga menyebutkan, sebaiknya barang yang memancarkan gelombang elektromagnetik seperti handphone (HP) sebaiknya dipadamkan saat terjadi hujan petir.
"Karena semua barang yang memancarkan gelombang elektromagnetik bisa menarik petir," terang Deni saat ditemui INILAH.COM di Kantor BMKG Tingkat I Bandung Jalan Cemara Nomor 66, Senin (2/4/2011).
Deni bahkan menganjurkan bagi mereka yang berada dalam perjalanan di tengah kota sekalipun, untuk meminggirkan kendaraannya sejenak saat terjadi hujan yang disertai dengan petir dan memadamkan HP.
"Lakukan saat hujan yang disertai dengan petir baru turun. Tunggu selama kira-kira 5 menit atau sampai hujan stabil baru HP boleh dinyalakan," tutur Deni.
Menurutnya, hal ini juga berlaku untuk barang-barang elektronik lain yang memancarkan gelombang elektromagnetik lainnya, termasuk perangkat yang menggunakan jaringan internet. "Jangan percaya ungkapan petir tidak akan menyambar di tempat yang sama," imbuhnya.
Deni menuturkan, Indonesia merupakan 'penghasil' petir terbesar di dunia yang sengatannya bisa mencapai ribuan volt. Sayang, besarnya daya yang ditumbulkan oleh petir di kawasan Indonesia tidak dapat diukur. "Timbulnya petir seperti proses korslet, oleh karena itu sulit untuk dideteksi," tandasnya.
Bahaya! Mandi Air Panas Bisa Bikin Gagal Jantung
Berendam di air panas saat cuaca dingin memang nyaman. Berdasar studi terbaru, kebiasaan ini bisa berujung fatal. Gagal jantung mengintai pemilik kebiasaan ini.
Studi tim peneliti yang dipimpim Chika Nishiyama dari Kyoto Prefectural University of Medicine School of Nursing ini mengungkapkan, kasus gagal jantung saat mandi meningkat 10 kali lipat di musim dingin dibandingkan musim panas.
Fakta ini penting bagi masyarakat Jepang, mengingat sebagian besar penduduknya senang mandi air panas selama berjam-jam guna menenangkan diri setelah sibuk beraktifitas.
Di Jepang, banyak orang berlama-lama mandi air panas karena rumah tradisional Jepang tak tertutup dengan baik layaknya rumah di Barat. "Selain itu, alat pemanas yang ada jarang digunakan," papar Nishiyama. Seperti dikutip Straits Times.
Nishiyama dan tim menggunakan data 11.000 kasus gagal jantung 2005-2007 di prefektur Osaka barat sebagai dasar studi. Berdasarkan data itu, 22% kasus terjadi dalam keadaan tidur dan 9% saat sedang mandi. Sekitar 3% mengalami gagal jantung saat beraktivitas kerja dan 0,5% saat sedang berolahraga.
Diketahui, sebanyak 54 kasus gagal jantung pada 10 juta orang terjadi saat sedang berendam. Kemudian, 10 kasus dari 10 juta orang terjadi saat berolahraga.
Senin, 02 Mei 2011
Karlmayer, Suara yang Dapat Mempengaruhi Otak Manusia
"Karlmayer adalah suara/simfoni/musik yang dapat mempengaruhi otak manusia. Suara tersebut dapat konon dapat menghancurkan mental manusia dan membuat manusia gila. Suara tersebut adalah "sound pollution" atau suara yang bising dan membuat pusing. Tidak ada unsur gaib sama sekali di dalam suara ini. Tergantung dari "segaib" apa pemikiran orang yang mendengarkan suara ini. konon suara ini digunakan untuk menginterogasi seseorang agar ia mau mengaku karena pusingnya dengan suara ini. Dampak yang sering terjadi adalah paranoid, migrain, dan sakit telinga."
sebelumnya, saya memberi peringatan, dan jangan abaikan peringatan ini. KALO TERJADI APA-APA TERHADAP MENTAL ANDA, SEGERA DENGARKAN LAGU-LAGU SLOW DAN MELLOW, USAHAKAN LUPAKAN SUARA-SUARA YANG ANDA DENGAR TADI.
Dampak yang mungkin adalah sebagai berikut:
1. Sakit telinga, ini yang paling sering
tentu saja anda akan mengalami sakit telinga, karena frekuensi suara ini hampir mendekati gelombang ultrasonik
2. Pusing/migrain, ini juga sering
Jika anda mendengarkan suara ini dengan volume yang cukup tinggi, dampak ini tak terhindarkan
3. Tercantol di otak, ini cukup sering terjadi
anda menjadi memutar-mutar melodi ini terus menerus di kepala anda tanpa kemauan anda sendiri. Jika ini terjadi pada anda, bacalah peringatan diatas.
4. Menjadi paranoid
Jika anda tidak kuat tetapi memaksakan mendengarkan sampai habis, ini dapat menjadi kemungkinan. setiap anda kemana-mana anda selalu curiga, selalu celingak celinguk kiri kanan belakang, seperti ada yang mengawasi anda. pada tahap parah akan terjadi halusinasi mendadak.
5. Gila
Anda bisa saja menjadi gila. Jika anda tidak kuat mendengarkan suara ini, tetapi anda dipaksa untuk mendengarkannya/menonton videonya berkali-kali dengan volume yang besar, mungkin ini akan terjadi pada anda.
6. Tidak terjadi apa-apa
jika anda sudah memiliki pengalaman gaib yang banyak, atau anda tidak memiliki rasa takut, walaupun anda mendengarnya berkali-kali, anda tidak akan mengalami efek apa-apa, tetapi tidak terhindarkan efek kesatu dan kedua.
Konon bila mendengarkan suara ini/menonton videonya 10 kali, mental anda akan rusak, anda akan menjadi gila.
PENYEMBUHAN:
-Lupakan video/suara yang anda serap
-Dengarkan lagu-lagu slow/mellow
-Jangan menonton film horror untuk beberapa minggu
Suara:
1. anda akan mendengar anak kecil yang tertawa cekikikan centil, dengan suara yang sangat cempreng. diiringi dengan suara erangan seperti senandung.
2. suara cekikikan tadi berubah menjadi suara jeritan yang sangat amat melengking, dengan suara yang sangat tinggi hampir mendekati batas ultrasonik. disinilah biasanya telinga anda menjadi sakit. tetap diiringi suara cekikikan-cekikikan.
3. Suara jeritan dan erangan tadi berhenti dan menjadi suara anak kecil yang sedang bersenandung dan bernyanyi-nyanyi melodi tanpa lirik.
4. suara tersebut makin keras-makin keras, dan ada suara wanita menjerit dan tiba-tiba suara menjadi suara yang sangat berisik (seperti TV yang bersemut tetapi dengan volume yang sangat tinggi) hati-hati yang memiliki penyakit jantung, ini dapat menjadi sangat mengejutkan.
5. suara bising tersebut berhenti, lalu suara perempuan yang cekikikan dan bersenandung terdengar lagi. kali ini diiringi suara perempuan yang menangis.
6. suara-suara tersebut berpadu menjadi sangat bising, disini biasanya anda akan merasa pusing. suara-suara tersebut semakin keras dan akhirnya diiringi suara TV bersemut tadi yang juga semakin membesar.
Video:
hanya gambar-gambar yang aneh dan menyimpang. Anda tidak perlu takut, karena gambar-gambar di video ini tidak ada yang menyeramkan. hanya menyimpang dan cenderung "aneh" dan berlawanan dengan pemikiran rasional anda. Pertama adalah gambar dua bayi yang bergandengan, lalu pada detik ke 17 menjadi gambar ladang bunga. tentu ini berlawanan dengan akal sehat, yang membuat persepsi anda menjadi "aneh" membuat anda menjadi cenderung takut. ladang bunga ini berubah-ubah warna. lalu muncul gambar ladang bunga lainnya dan berubah-ubah warna, pada detik ke 48 akan sedikit mengejutkan, yaitu gambar badut yang menyeringai. sampai akhirnya menit ke 1:14 muncul gambar sebuah topeng jepang.
lalu sampai saat itu akan terus meneur gambar ladang bunga yang beruba-ubah warna dan terbalik-terbalik. menit ke 1:58 akan muncul gambar seseorang yang berwarna warni.
lalu dari menit 1:59 sampai habis adalah gambar-gambar bermacam-macam yang relatif sangat aneh dan menyimpang. ada beberapa gambar lukisan. dan semuanya itu sama sekali tidak menyeramkan.
sumber

















