Senin, 15 Oktober 2012

Kriteria Hukum Adat di Indonesia


1.      hukum adat sering kali di identikan dengan hukum tradisional ataupun hukum peninggalan raja-raja pada saat itu. Pada saat ini timbullah masalah mengenai hukum adat hal ini disebabkan berlakunya KUHPer, hukum dagang, hukum acara perdata dan pidana. Pada era reformasi sekarang ini hukum adat mulai pudar dikarenakan para generasi muda lebih dituntut pada akademisi yang berfikir kritis dan bebas berpendapat. Apalagi aplikasi hukum adat tidak diajarkan secara formal sehingga nilai-nilai hukum adata tersebut mulai bergeser meskipun pada dasrnya konstitusi masih mengakui berlakunya  hukum adat seperti pada pasal 104 ayat 1 yang menyatakan bahwa :…. Segala keputusan pengadilan harus berissi alasan-alasannya dan dalam perkara hukuman menyebut aturan-aturan undang-undang dan aturan –aturan hukum adat yang dijadikan dasar hukum itu.
Dari  pasal diatas sangat jelas sekali bahwa sampai kapanpun  hukum adat masih berlaku. Banyak hukum positif yang menyerap dari hukum adat sehingga nila-nilai hukum adat yang ada dalam masyarakat tetap berlaku selama hukum adat tersebut masih sesuai dan diakui dengan keadaan sekarang ini.
2.      a.   proses terbentuknya hukum adat
·         hukum adat adalah hukum non statulr
hukum adat pada umumnya belum  atau tidak tertulis. Kerena dilihat dari mata seorang ahli hukum yang memegang teguh kitab undang-undang, seorang sarjana hukum yang berkaca mata kitab undang-undang, memang hukum keseluruhanya di indonesia ini tidak diatur, tidak sempurna, tidak tegas. Akan tetapi apabila mereka sungguh-sungguh memperdalam pengetahuanya mengenai hukum adat tidak hanya dengan pikiran tetapi dengan penuh perasaan pula, maka meraka akan melihat suatu sumber yang mengagumkan, adat istiadat dahulu dan sekarang, adat istiadat yang hidup dan berkembang, adalha adat istiadat yang beirama.
              Komplek adat-adat inilah yang kebanyakan tidak dikitabkan, tidak dikodifikasikan dan bersifat paksaan mempunyai sanksi (dari itu hukum) jadi mempunyai akibat hukum, komplek ini disebut hukum adat.
·         Hukum adat tidak tertulis
Hukum adat adalah suatu hukum yang hidup karena dia menjelmakan perasaan hukum yang nyata dari rakyat sesuai dengan fitrahnya sendiri, hukum adat terus-menerus dalam keadaan tumbuh dan berkembang seperti hidup itu sendiri.
·         Unsur-unsur hukum adat
Dalam proses pembentukan hukum adat ada dua unsur, yaitu:
ü  Unsur kenyataan
Hal ini mempunyai makna adat itu dalam keadaan yang sama selaludiindahkan oleh rakyat dan secara berulang-ulang serta berkesinambungan rakyat mentaati dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
ü  Unsur psikologis
Setelah adat itu secara berulang-ulang dilakukan selanjutnya terdapat keyakinan pada rakyat bahwa adat dimaksud mempunyai kekuatan hukum. Unsur inilah yang menimbulkan adanya kewajiban hukum (opinio yuris necessitatis)
·         Timbulnya hukum adat
menurut Mr. B. Teer haar Bzn, hukum adat lahir dan dipelihara oleh putusan-putusan para warga masyarakat hukum terutama keputusan beribawa dari kepala-kepala rakyat yang membantu pelaksanaan. Perbuatan hukum itu atau dalam hal bertentangan kepentingan dan keputusan para hakim mengadili sengketa sepanjang tidak bertentangan dengan keyakinan hukum rakyat, senafas, seirama, dengan kisadaran tersebut diterima atau diakui atau ditoleransi. Keseluruhan peraturan yang menjelma dalam putusan-putusan fungsionaris hukum yang mempenyai wibawa serta pengaruh dan yang dalam pelaksanaannya berlaku serta merta dan dipatuhi sepenuh hati (ajaran ter haar ini dikenal dengan teori keputusan).
                  b.   watak hukum adat
                        ada beberapa watak atau sifat hukum adat diantaranya:
Ø  bersifat tradisional, bahwa ketentuan dalam huku adat ini selalu ada hubunganya dimasa lampau secara berurutan dapat diketahui. Hal ini dapat diketahui dari pada adat yang menyatakan bahwa tidak ada sesuatu ketentuan yang tidak berpangkal pada sebuah dongeng dari masa lampau. Dongeng semacam ini mempunyai sifat pembenar terhadap suatu ketentuan hukum adat tersebut karena faktor inilah sering kali ditafsirkan sebagai suatu kekolotan yang tidak sesuai dengan tuntutan jaman. Misalnya: di Minagkabau jika ada hubungan kekerabatan (satu marga) antara pria dan wanita maka tidak diperbolehkan menikahinya
Ø  bersifat suka pamor (yang keramat) ketentuan hukum adat mempunyai sifat pamor yang keramat unsur-unsur yang berasal dari bidang kepercayaan memegang peranan penting dalam ketentuan-ketentuan hukum adat tersebut
Ø  bersifat luwes, ketentuan-ketentuan hukum adat sebagai hukum yang bersumber dalam kehidupan masyarakat yang selalu mengalami perkembangan masyarakat yang bersangkutan. Hal ini dimujngkinkan karena hukum adat hanya memuat asas-asasnya saja tidak memberikan perincian yang mendetail.
Ø  Bersifat dinamis, pengertianya, adat itu dalam perkembanganya sejalan dan seirama dengan perkembangan yang terjadi didalam kehidupan bermasyarakat. Sifat dinamis dalam hukum adat tidak barati bahwa hukum adat berkembang secara liar tanpa memperhatikan asas-asas yang ada dan mengabaikan begitu saja segala sesuatu dari masa silam. Disisi lain perubahan dan perkembangan selalu dilakukan dengan kebijaksanaan dan kewaspadaan melalui penelitian-penelitian secara ktitis.

c.   ciri hukum adat
      dalam perkembanganya hukum adat mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1.      Hukum adat mempunyai hukum yang tidak tertulis
2.      Peraturan-peraturan hukum adat tertuang dalam petuah-petuah yang memuat asas-asas kehidupan dalam masyarakat
3.      Asas-asas itu dirumuskan dalam bentuk pepatah-pepatah, pepitih-pepitih, seloka-seloka, cerita-cerita, perumpamaan.
4.      Kepala adat selalu memungkinkan ikut campur tangan dalam segala urusan
5.      Faktor-faktor dari segala kepercayaan atau agama sering tidak dapat dipisahkan karena erat terjalin denngan segi hukum dalam arti yang sempit
6.      Faktor pamprih sukar dilepaskan dari faktor bukan pamprih
7.      Ketaatan dalam melaksanakannya lebih didasarkan pada rasa harga diri setiap anggota masyarakat

d.   sistem hukum adat
                   sistem hukum adat pada dasarnya bersendikan pada alam pikiran bangsa indonesia, yang tidak sama dengan alam pikiran masyarakat Barat. Oleh karena itu siapa yang ingin memahami tentang hukum adat maka tiada jalan lain orang yang bersangkutan harus juga menyelami dasar-dasar alam pikiran yang hidup didalam masyarakat indonesia.
                  Adapun perbedaan antara sistem hukum adat dan sistem hukum barat menurut Prof. Soepomo ada 3 hal yaitu:
1.      Hukum barat mengenal “zahelijke rechten” dan “personlijke rechten” yaitu hak atas suatu barang, bersifat “zahelijke” yaitu yang berlaku terhadap tiap-tiap orang  “personlijke rechten” adalah hak orang seorang atas suatu objek yang hanya berlaku terhadap sesuatu orang lain yang tertentu. Hukum adat tiadak mengenal pembagian hak-hak dalam dua golongan seperti tersebut diatas. Perlindungan terhadap hak-hak menurut sistem hukum adat adalah ditangan hakim menimbang berat ringanya kepentingan-kepentingan hukum yang slaing bertentangan. Misalnya apabila seorang bukan pemilik sawah-sawah itu dikembalikan padanya, maka hakim akan mempertimbangkan kepentiangan siapa yang lebih berat didalam perkara konkret yang diakui itu. Kepentingan pemilik atau kepentingan pembeliyang bersangka baik.
2.      Hukum barat mengenal perbedaan secara tegas antara “publick recht”  (hukum umum) dan “privaat recht” (hukum privat). Hukum adat tidak mengenal perbedaan demikian atau jika kita hendak mengadakan perbedaan antara peraturan-peraturan hukum oadat yang bersifat “publik” dan peraturan-peraturan yang hanya mengenal lapangan “privasi”, maka batas-batas antara kedua lapangan itu didalam hukum adat adalah berlainan dari pada batas antara lapangan publik dan lapangan privat recht pada hukum Barat.
3.      Pelangaran-pelangaran hukum menurut sistem hukum Barat dibagi-bagi dalam golongan pelanggara yang bersifat pidana dan harus dioperiksa oleh hakim pidana (staf rechter) dan pelanggaran-pelanggaran yang hanya mempunyai akibat dalam lapangan perdata sehingga pelanggaran-pelanggaran itu harus diadili oleh hakim perdata. Hukum adat tidak mengenal perbedaan demikian, tiap-tiap pelanggaran hukum adat membutuhkan pembetulan hukum kembali dan hakim (kepala adat) memutuskan upaya adat (adat reaksi) apa yang harus digunakan untuk membetulkan hukum yang dilanggar itu.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        
3.      Menurut ter haar persekutuan hukum adalah gerombolan-gerombolan yang tertur besifat tetap dengan mempunyai kekuasaan sendiri, pula kekayaan sendiri berupa benda yang kelihatan dan tidak kelihatan mata. Suatu persekutuan hukum itu pada adasarnya sekurang-sekurangnya mempenyai tiga unsur yaitu:
1)      Merupakan suatu tata susunan yang tetap
2)      Mempunyai kekuasaan sendiri (pengurus sendiri)
3)      Mempunyai kekayaan/harta benda baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan oleh mata

Tugas I Materi: Pendahuluan, Identifikasi Permasalahan

a.   ada, di daerah Jombang, contohnya: kedudukan janda terhadap warisan suami
Menurut hukum Adat selama janda masih hidup dan belum kawin lagi barang-barang gono-gini yang dipegangnya serta perlu guna untuk menjamin pengbidupannya, tidak dapat dibagi.
Putusan Mahkamah Agung : tgl. 24-6-1959 No. 187 K/Sip/1959.
Dalam Perkara :: Noerjati dkk. lawan Djati alias Bok Somodihardjo.
dengan Susunan Majelis : 1. Mr. R. Wirjono Prodjodikoro, 2. Mr. Abdul Hakim; 3. Mr. M. Abdurrachman.
b.   Suatu adat-istiadat yang hidup (menjadi tradisi) dalam masyarakat dapat berubah dan diakui sebagai peraturan hukum (Hukum Adat). Tentang bagaimana perubahan itu sehingga menimbulkan hukum Adat. Menurut Ter Haar dikatakan olehnya bahwa hukum Adat yang berlaku hanya dapat diketahui dari penetapan-penetapan petugas hukum seperti Kepala Adat, hakim, rapat adat, perangkat desa dan lain sebagainya yang dinyatakan di dalam atau di luar persengketaan. Saat penetapan itu adalah existential moment (saat lahirnya) hukum adat itu
hukum adalah segala sesuatu yang berupa tulisan, dokumen, naskah, dsb yang dipergunakan oleh suatu bangsa sebagai pedoman hidupnya pada masa tertentu
perbedaanya adalah terletak pada kodifikasi dan kompilasi hukum tersebut.

Master Samurai, Membelah Peluru Dengan Pedang

Adegan menghentikan atau menangkap peluru tembakan di sebuah film menjadi hal yang biasa. Tapi aksi membelah peluru berkecepatan tinggi yang dilakukan oleh Samurai asal Jepang ini baru luar biasa. Tanpa tipuan atau trik apapun, aksi ini berhasil dilakukan oleh ahli pedang asal Jepan ini dengan sempurna. Tidak percaya ?

Master Samurai, Membelah Peluru Dengan Pedang

Seorang Samurai Jepang membuktikan kebolehannya membelah peluru yang ditembakkan dengan kecepatan 200 mil/jam (320 km/jam). Peluru tersebut ditebakan dengan menggunakan senjata BB Gun. Aksi ini diabadikan dalam sebuah video yang di upload ke YouTube.

Dalam video ini, Isao Machii, seorang Samurai modern mempertunjukkan aksi kecepatan tangan serta ketepatannya dalam membelah sebuah peluru senjata angin. Dari jarak 70 meter, peluru ditembakkan dan berhasil dibelah dengan pedangnya. Luar biasa!

Master Samurai, Membelah Peluru Dengan Pedang

Isao Machii, mulai mengasah keterampilan pedangnya yang luar biasa sejak ia masih kecil. Isao cilik diajarkan tehnik ini oleh seorang master tua sejak dirinya berusia lima tahun, dan kini ia telah lulus dan menjadi kepala di sebuah sekolah Samurai.

Master Samurai, Membelah Peluru Dengan Pedang


Master Samurai, Membelah Peluru Dengan Pedang

Aksi ini dilakukan Isao Machii sebagai jawaban atas tantangan dari seorang produser film. Karena tidak mungkin mata manusia bisa melihat bagaimana Isao membelah peluru kecil dan cepat tersebut, pembuat film menyedakan alat canggih.

Master Samurai, Membelah Peluru Dengan Pedang


Sang pembuat film menggunakan peralatan serta kamera berkecepatan tinggi yang canggih untuk menangkap setiap gerakan yang dilakukan Isao, agar dapat menganalisis aksinya dalam gerakan lambat.

Master Samurai, Membelah Peluru Dengan Pedang

Hasil videonya sangat mengagumkan, dimana dalam gerakan lambat Isao mencabut pedang dari dalam sarungnya kemudian dengan sekejap membelah peluru menjadi dua. Tentunya ini membuat Ramanl Durvasula dari California State University tertegun dengan kemampuan bermain pedang yang dimiliki Isao Machii.

Master Samurai, Membelah Peluru Dengan Pedang

Master Samurai, Membelah Peluru Dengan Pedang

Jika penasaran dengan aksi yang dilakukan oleh Isao Machii, langsung saja lihat di video berikut ini:


source: unikaneh.com

Manusia Pertama yang Terjun Melampaui Kecepatan Suara


Setelah sempat ditunda dua kali, misi skydiver asal Austria, Felix Baumgartner, untuk memecahkan rekor skydiving dari titik tertinggi akhirnya sukses. Minggu (14/2012) waktu Amerika Serikat, pria itu berhasil terjun dan mendarat dengan selamat.

Felix Baumgartner merencanakan misi setidaknya sejak 5 tahun lalu. Dengan keberhasilannya kali ini, dia memecahkan tiga rekor sekaligus. Pertama, menjadi penerjun pertama yang bisa terjun melebihi kecepatan suara dan tanpa bantuan apapun.

Baumgartner juga berhasil memecahkan rekor sebagai penerjun dengan titik terjun tertinggi. Laporan terakhir AP, Minggu, ketinggian yang berhasil dicapai 39,044 km. Pada rekor sebelumnya, kolonel US Air Force, Joe Kittinger, terjun dari ketinggian 31,2 km.

Penerjunan Baumgartner tak lepas dari drama. Setelah perencanaan penerjunan sempat ditunda karena faktor angin yang kurang mendukung, proses penerjunan pun menjadi detik-detik menegangkan.

Minggu sekitar pukul 22.30 WIB, Baumgartner memulai misi dengan naik menuju ketinggian terjun. Ia naik bersama kapsul yang telah diatur tekanannya, yang diangkat dengan balon helium. Serangkaian peralatan seperti GPS, pembaca kecepatan, pelindung pemanas dan kamera tersemat di pakaian khususnya.

Satu jam setelah terangkat naik, Baumgartner sampai pada ketinggian 19,2 km di atas permukaan laut. Kittinger yang juga menjadi anggota tim persiapan penerjunan ini mengatakan, "Semua dalam keadaan lampu hijau. Baik-baik saja."

Ada masalah yang sempat dihadapi saat penerjunan. Diwartakan BBC, Baumgartner seharusnya mulai terjun dengan posisi segitiga dengan kepala di bawah. Tapi, video yang merekam penerjunan menunjukkan posisi terjun sempat tak tepat.

Akibatnya, tubuh Baumgartner sempat tampak berputar-putar. Jika ini berlanjut, maka kerusakan pada mata, otak dan sistem kardiovaskular tak terhindarkan. Untunglah, dengan pengalaman 2500 skydiving, Baumgartner berhasil menstabilkan posisinya.

Sebelum drama itu pun, misi sempat akan dibatalkan. Bagian pelindung yang berfungsi memanaskan gagal bekerja. Akibatnya, ketika Baumgartner menghembuskan nafas, pelindung ini berkabut.

"Ini sangat serius, Joe," kata Baumgartner kepada Kittinger seperti dikutip BBC, Minggu. Meskipun demikian, kendala yang dihadapi bisa diselesaikan. Kittinger meyakinkan Baumgartner bahwa malaikat akan menjaganya.

Detik-detik menegangkan berakhir ketika proses penerjunan akhirnya lancar. Baumgartner terjun lebih cepat dari perkiraan, yakni selama 9 menit 3 detik. Sekitar 4 menit 44 detik dari penerjunan merupakan gerakan jatuh bebas sementara setelahnya adalah penerjunan dengan parasut.

Sesaat setelah pendaratan di gurun wilayah New Mexico, ia mengangkat tangan sebagai tanda kemenangan. Kolega, ibu dan pengendali misi pun menyambut riang keberhasilan itu. Baumgartner pun segera diangkut dengan helikopter untuk merayakan kemenangan.


Dengan keberhasilan ini, sejumlah risiko telah ditakhlukkan Baumgartner. Jika saat keluar dari kapsul pakaian khusus rusak, Baumgartner berisiko mengalami gejala ebullism alias darah mendidih. Terkait dengan posisi penerjunan, ia berisiko mengalami kerusakan organ.

Satu kalimat bermakna yang diungkapkan Baumgartner ialah, "Kadang kita harus berada di tempat yang sangat tinggi untuk melihat betapa kecilnya diri kita."

Secara kebetulan, keberhasilan Baumgartner menjadi manusia pertama yang terjun melampaui kecepatan suara tanpa alat bantu ini bertepatan dengan peringatan 65 tahun tes pilot Amerika Serikat, Chuck Yeager, yang berhasil terbang dengan pesawat melebihi kecepatan suara.

Berikut beberapa foto yang bisa di dokumentasikan: